JAKARTA – Inforayanews.co.id, – Forum Warga Pilar Tertindas (FOWAPTI) dan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bekasi serta Kota Bekasi melakukan Unjuk Rasa di Jakarta tepatnya di depan Kantor Ombusman Republik Indonesia, Selasa (17/11).

Aksi tersebut dikarenakan ketidakjelasan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) dari pihak Ombusman RI perihal Kasus Tanah Pilar yang dinilai Maladministrasi.

“Iya, Aksi ini kami lakukan untuk mengetuk hati nurani pihak Ombusman RI perihal kelalaian dalam penanganan Kasus Tanah Pilar yang terindikasi Maladministrasi, dan ironinya kami menunggu hingga 1 tahun lebih, ini ada apa?” Jelas Naseh Kamaludin selaku Koordinator Aksi

Lanjut Naseh, padahal satu tahun bukan waktu yang sebentar, harusnya Ombusman sudah mampu mengeluarkan laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP).

“Apa salah jika kemudian kami menduga-duga bahwa Ombusman bermain mata dengan pihak lain yang sedang berlawanan dengan kami, atau memang kerja Ombusman ini melempem dan lamban,” tambahnya.

Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pagi kemudian berakhir ketika ada beberapa perwakilan yang keluar membawa hasil pertemuan dengan pihak ombusman. Dan hasilnya Ombudsman akan mengeluarkan berita acara secara resmi atas laporan warga terkait permasalahannya paling lambat terhitung tujuh hari masa kerja.(IS-Red)

6 thoughts on “LAHP Dinilai Maladministrasi, PMII & FOWAPTI Unras Di Depan Kantor Ombusman RI”
  1. Ӏ just could not go away your site prior to suggestіng tһat I extremely loved the usual information a person proviԀe f᧐r your guеstѕ?
    Is going to be back steadily to check սp on new posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!