KABUPATEN BEKASI – Inforayanews.co.id, – Saluran irigasi pintu air manggah, yang berada di Desa Satria Jaya Kecamatan Tambun utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mana salurah air tersebut untuk mengairi areal pertanian, namun saat ini telah dipenuhi tumbuhan enceng gondok dan juga tumpukan sampah.

“Tanaman enceng gondok tumbuh subur ditambah adanya tumpukan sampah bekas buangan masyarakat membuat saluran di irigasi pintu air manggah tidak enak dilihat. Padahal irigasi tersebut merupakan satu satunya yang sangat diharapkan petani setempat, akan tetapi dengan semakin banyaknya enceng gondok dan sampah yang terlihat menumpuk disaluran sehingga menyebabkan terhambatnya laju air yang akan masuk mengairi sawah para petani,” Ujar salah satu tokoh tani yang ditemui oleh tim media Inforayanews.co.id , Jumat (17/06/2022)

Banyaknya enceng gondok dan sampah di saluran irigasi kata dia, kenapa tidak ada satupun pihak pengairan ataupun PJT yang mau membersihkannya, Jika hal itu terus menerus dibiarkan justru nantinya dapat mengganggu distribusi air ke sawah petani. Untuk itu kami sebagai petani berharap kepada pihak- pihak terkait agar tidak hanya tinggal diam dalam menangani permasalahan yang kami alami selama ini. Jelasnya

Lah, coba lihat keadaannya kaya gini kang dan saya jadi engga bisa ngomong karena semuanya tidak peka dan tidak merespon keluhan dari petani seperti kita, padahal luas areal persawahan sisa perumahan itu masih cukup luas, kurang lebih ada 350 hektar dan sawahnya juga sangat produktif, bahkan dari hasil panennya juga sangat bagus sekali kang. Walupun diarea tersebut diduga sudah menjadi incaran oleh pengembang perumahan ya cuma kan jadi kasian petani kalau hal ini tetap dibiarkan.

 

“Aliran dari saluran irigasi pintu air manggah itu dapat mengairi hingga ke Desa Sarimukti Tambun Utara termasuk mengalir hingga ke saluran pertanian di wilayah gabus dukuh kang”.

Ya kami selaku petani berharap kepada pemerintah Daerah khususnya kepada Instansi terkait agar dapat memberikan perhatiannya kepada kelompok petani kecil seperti kita dan Jagan biarkan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Bekasi ini habis tergerus oleh kepentingan kelompok atau oknum oknum yang berniat ingin merubah lahan pertanian, karena warga Bekasi itu masih butuh makan nasi. Pungkasnya(Sep/123d)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!