KABUPATEN BEKASI – Inforayanews.co.id, – Proyek jalan lingkungan (Jaling-red) yang disinyalir berasal dari aspirasi Dewan PDI-P CSR (Hibah) yang berlokasi di kampung sayuran RT.006/003,Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga proyek tersebut dalam pengerjaannya tidak sesuai Spek atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) Selasa (12.07.2022).

Pasalnya di lokasi tempat dimana kegiatan itu digelar tidak terlihat adanya papan proyek yang terpampang untuk kegiatan tersebut diduga papan proyek tidak terpasang di lokasi, mengingat kegiatan tersebut bersumber dari dana APBD maka masyarakat atau publik perlu untuk mengetahuinya, seperti yang di tuangkan dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU.KIP) no 14 tahun 2008, pada poin 1 setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat di akses oleh setiap pengguna informasi publik, hal itu perlu digaris bawahi dengan seksama, bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Seperti yang disampaikan oleh Yusup Sufriatna selaku Kepala koordinator Bidang Investigasi Jabar DPP, LSM Sira (Suara Independen Rakyat Adil).

Kepada media diapun menjelaskan bahwa, “Saat saya dan tim datang ke lokasi untuk melihat kegiatan jaling yang berada di kampung sayuran RT.006/003, tepatnya di Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, kegiatan Jaling yang bersumber dari dana APBD tahun 2022 tersebut ternyata berasal dari aspirasi Dewan, terlihat jelas proyek Jaling tersebut dikerjakan seperti asal-asalan, bahkan jika dilihat dari lapisan pondasi bawahnya (LPB-red) seperti di campur dengan puing atau pecahan bata merah yang berasal dari bongkahan, dan ketika di lakukan pengukuran untuk ketinggian atau ketebalannya hanya 5 hingga 7 cm, selain itu hamparan plastiknya pun hanya sisi samping kanan-kiri saja dan tidak di gelar secara merata,” Ujar Yusup Sufriatna saat memberikan keterangan kepada media.

Untuk itu Kabid Investigasi Jabar DPP LSM SIRA Yusup Sufriyatna, meminta kepada Dewan PDI-P agar mengambil tindakan tegas dan segera menindak oknum rekanan kontraktor yang hanya ingin meraup keuntungan besar dan tidak mengedepankan kualitas serta mutu dari kegiatan jaling yang berada di Kampung Sayuran RT 006/003 Kelurahan Kertasari, dan sudah sepatutnya oknum tersebut harus di tindak tegas dan di berikan sangsi,”Tegas Yusuf Sufriyatna .(123d)

2 thoughts on “LSM SIRA Menilai Proyek Jaling Dari Aspirasi Dewan PDI P Terlihat Amburadul, Diduga Proyek Tersebut Tidak Sesuai Spek dan RAB”
  1. A motivating discussion is definitely worth comment. I believe that you ought to write more on this subject matter, it might not be a taboo matter but generally folks dont talk about these subjects. To the next! Best wishes!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!