KABUPATEN BEKASI – Inforayanews.co.id, – Harga hewan kurban menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha di wilayah Bekasi mengalami kenaikan. Naiknya harga dari distributor tersebut menyebabkan para pedagang hewan kurban sulit mendapat keuntungan seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Cukup merugi di Idul Adha tahun ini, harga tinggi dari distributor penyedia hewan tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat, akibatnya kami para pedagang khususnya di wilayah Kecamatan Bojongmangu bingung menentukan harga yang bisa dijangkau masyarakat,” kata Hasim Suryadi, salah seorang pedagang hewan di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/06).

Selain itu, untuk tahun ini dirinya tidak menerima pesanan hewan kurban jauh hari sebelumnya seperti pada tahun lalu. Ia hanya menerima pesanan pada satu atau dua hari sebelum Idul Adha.

“Biasanya 30 hari atau 20 hari sebelum Idul Adha banyak yang sudah pesan dan ngasih DP, dengan syarat saya yang menjaga dan memelihara hewan tersebut sampai diambil oleh pembeli pada satu-dua hari jelang Idul Adha. Sekarang saya gak berani menerima pesanan seperti itu,” ujarnya.

Terkait antisipasi terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Hasim melakukannya dengan menjaga kebersihan hewan dan kandang serta pemberian vitamin secara rutin.

“Kita juga lakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan secara rutin seminggu dua kali, disuntik dan diberi vitamin,” terangnya.

Hasim menambahkan, untuk harga hewan kurban yang dijualnya saat ini, berada di kisaran harga antara Rp 1,5 juta hingga puluhan juta rupiah per ekornya.

“Harga kambing saat ini dimulai dari Rp.1,5 juta hingga Rp.5 juta per ekor dan untuk harga sapi sekitar Rp.15 juta sampai Rp.30 juta per ekor,” pungkasnya (123d)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!