KABUPATEN BEKASI – inforayanews.co.id -,Kasus Covid-19 dari cluster hajatan kembali ditemukan di Kabupaten Bekasi. 10 orang warga Kampung Telar RT 02 RW 05, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif Covid-19 setelah salah satunya ada yang menghadiri pesta hajatan kerabatnya di wilayah Kecamatan Karangbahagia, jumat (11/6/2021).

dr. Erni Heryani mengatakan kasus tersebut pertama kali ditemukan, berawal saat salah satu warga mengalami gejala panas dingin serta batuk setelah 3 hari menghadiri pesta hajatan di rumah kerabatnya. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dirumah sakit, kemudian dinyatakan positif Covid-19.

“Iya awalnya kami temukan 1 orang warga dinyatakan positif setelah menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di Karangbahagia, mendapat laporan tersebut kami langsung melakukan tracing dengan melakukan Swab Antigen dan hasilnya 9 orang lagi terpapar Covid-19 karena kontak erat warga tersebut” jelas dr. Erni.

Dari hasil tersebut, 2 orang langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala meriang dan batuk. Untuk memutus penyebarannya, selain melakukan tracing petugas juga menutup akses keluar masuk dan mobilitas warga di sekitar tersebut.

Sedangkan untuk 8 orang lainnya dirujuk ke rumah sakit di wilayah Cikarang Selatan untuk dilakukan tes PCR lanjutan dan isolasi secara mandiri.

“Karena 2 orang memiliki gejala langsung dibawa ke rumah sakit, 8 orang dievakuasi ke hotel di Cikarang Selatan” tambahnya.

Menurut Ketua RW 05 Husein Saepudin, dari 10 orang warganya yang terpapar Covid-19 tersebut 5 orang diantaranya sebelumnya menghadiri acara pesta pernikahan di rumah kerabatnya.

“Yang ikut kondangan itu ada 5 orang, nah mungkin karena yang imunnya agak sedikit lemah itu ibu Nayum yang mengalami gejala lebih dulu, sekarang sudah 5 hari dirawat di rumah sakit” ujar Husein kepada awak media.

Ia juga menuturkan, sebelumnya sudah tercatat di wilayah Desa Karangsari ada 5 orang yang sudah meninggal akibat terpapar covid 19, kali ini kasus terbaru ditemukan akibat setelah menghadiri acara pesta pernikahan diluar wilayah Karangsari.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Josmen Sitorus, untuk sementara akan dilakukan pengawasan secara ketat dari mobilitas dan aktivitas masyarakat di lingkungan tempat tinggal warga tersebut.

“Ini masih bisa kita bilang semi mikro lockdown, karena baru 4 rumah yang anggota keluarganya terpapar” jelas Kapolsek.

Selain pengetatan, menurutnya petugas juga akan melakukan tracing berupa tes Swab Antigen kepada warga sekitar pemukiman warga yang terpapar. Di wilayah tersebut dihuni oleh 137 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak kurang lebih 250 jiwa. Dan guna meminimalisir penyebaran, juga dilakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan tersebut.

“Ini ada 4 rumah yang terpapar, tapi karena rumah satu dengan keempat rumah ini punya jarak jadi kita hanya menutup gang masuk rumah mereka, ini juga memudahkan kita dalam pengawasannya” tutup Josmen.(Asep-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!